Rabu, 24 Oktober 2012

penduduk masyarakat dan kebudayaan


PERTUMBUHAN PENDUDUK DUNIA

di dunia global sejauh ini dapat kita saksikan banyaknya penduduk yang menempati dunia ini,
sebagai contoh saya akan berikan gambaran tabel perkembangan penduduk dunia sampai tahun 2006
seperti di bawah ini
tahun Jumlah penduduk Perkembangan pertahun
Tahun 1830 1 milyar penduduk -
Tahun 1930 2 milyar penduduk 1.00%
Tahun 1960 3 milyar penduduk 1,17%
Tahun 1975 4 milyar penduduk 2.20%
Tahun 1987 5 milyar penduduk 2.00%
Tahun 1996 6 milyar penduduk 2.00%
Tahun 2006 7 milyar penduduk 2.00%

Sebagai contoh kita lihat angka penduduk meningkat cukup banyak setiap tahunnya oleh sebab itu ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan penduduk.

Penggandaan penduduk+

penggandaan penduduk kita bisa lihat seperti table di bawah ini kita ambil contoh di 3 tahun yang sama seperti tabel 1 di atas :

Tahun penggandaan Penduduk dunia waktu
Tahun 1830 1 milyar 180
Tahun 1930 2 milyar 100
Tahun 1975 3 milyar 45

Dalam kurun waktu yang terbilang cukup cepat angka teresebut membuktikan bahwa penduduk dunia sangat cepat pertumbuhannya. Adapun faktor faktor yang mempengaruhinya seperti seks bebas, pengaruh budaya barat, dan tingkat kematian dan kelahiran yang tidak sebanding.

1. Kematian (Mortalitas)
tingkat kematian dibagi menjadi 2 bagian sebagai berikut :
1.1 Tingkat Kematian Kasar
Banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahun tersebut. Secara dinyatakan tiap 1.000 orang
Angka kematian kasar terdiri atas tiga golongan, yaitu:
a. Golongan rendah, yang jumlah kematiannya kurang dari 13.
b. Golongan sedang, apabila jumlah kematiannya antara 14 – 18.
c. Golongan tinggi, apabila jumlah kematiannya lebih dari 18.
Rumus :
CDR = D/Pm . K
D = Jumlah kematian
PM = jumlah penduduk per pertengahan tahun
K = Konstanta = 1.000
Jadi jumlah penduduk yang mewakili tahun tertentu dapat dicari dengan rumus :
1. Pm = ½ (P1+ P2)
2. Pm = P1+ (P2– P1)/2
3. Pm = P2– (P2– P1)/2
Pm = jumlah penduduk pertengahan tahun
P1 = jumlah penduduk pada awal tahun
P2 = jumlah penduduk pada akhir tahun
Contoh :
Jika daerah X pada tanggal 31 januari 1980 mempunyai penduduk 650 orang dan pada tanggal 31 januari 1981 mempunyai penduduk 750 orang, maka jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1981 berjumlah :
½ (650 + 750) = 700 orang
Apabila pada tahun 1981 di daerah x ada 12 orang yang meninggal dunia, maka :
CDR = 12/700 . 1.000 = 17
Jadi pada tahun 1981 di daerah X tiap 1000 penduduk terdapat kematian /jumlah yang meninggal 17 orang.


B. Tingkat Kematian Khusus
Menunjukkan banyaknya orang yang meninggal tiap 1.000 orang penduduk pada usia tertentu dalam setahun. Biasanya angka ini sangat tinggi pada kelompok usia lanjut, sedangkan pada kelompok usia muda angka ini jauh lebih rendah.
Rumus :
ASDRi = Di/Pmi . K
Di = Kematian penduduk kelompok umur i
Pm = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun kelompok umur i
K = Konstanta ( = 1.000)

2. Kelahiran (Fetilitas)

Tingkat kelahiran dari suatu populasi adalah jumlah kelahiran per 1.000 orang tiap tahun
Ada dua istilah sebagai kesuburan.
a. Facundity (kesuburan)
Lebih diartikan sebagain kemampuan biologis wanita untuk mempunyai anak.
b. Fertility (fertilitas)
Jumlah kelahiran hidup seorang wanita atau sekelompok wanita. Lahir hidup adalah kelahiran dengan tanda-tanda kehidupan, misalnya : bernafas, bergerak, berteriak/menangis, ada denyutan jantung, dan sebagainya.
Tingkat Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR) adalah jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada tahun tertentu tiap 1.000 penduduk pada pertengahan tahun tersebut.
Rumus
CBR = B/RM. K
B = Jumlah kelahiran hidup pada suatu dunia pada suatu tahun tertentu
Pm = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun
K = Konstanta (1/000)
Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate/GFR) adalah angka yang menunjukan jumlah kelahiran per 1.000 wanita usia produktif. Untuk menghitung angka kelhiran ini diperlukan jumlah penduduk wanita usia produktif/subur (15-49 tahun)
Rumus :
BGRF = B/Fm (15-49 tahun) .K
B = Jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada suatu tahun tertentu
Fm = Jumlah penduduk wanita pada pertengahan tahun.
K = Konstanta (= 1.000)
Di Indonesia jumlah wanita dalam usia subur (15-49 tahun) sekitar 23.530 dan jumlah kelahiran sekitar 2985, sehingga :
GFR = 2985/23530 . 1000 = 127
GFR untuk beberapa negara adalah :
Thailand = 234,8
Brunai = 234,4
Swedia = 61,2
Jepang = 62,2
Tingkat Kelahiran Khusus (Age Specific Fertility Rate/ASRF)
ASRF menunjukkan banyaknya kelahiran menurut umur dari wanita yang berada dalam kelompok umur 15-49 tahun.
Rumus :
ASRFi = B1/Fmi.K
B1 = Jumlah kelahiran dari wanita kelompok 1 tahun.
Fmi = Jumlah penduduk wanita pada pertengahan tahun dalam kelompok umur i.
K = Konstanta (=1.000)

3. Migrasi
Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap.

Jenis-jenis Migrasi
A. Migrasi Internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :
  1. Imigrasi => Masuknya penduduk ke suatu negara
  2. Emigrasi => Keluarnya penduduk ke negara lain
  3. Remigrasi => Kembalinya penduduk ke negara
B. Migrasi Nasional dibagi menjadi empat , yaitu :
1. Urbanisasi => Dari Desa ke Kota
2. Transmigrasi => Dari Pulau ke Pulau
3. Ruralisasi => Dari Kota ke Desa
4. Evakuasi => Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman

Akibat Migrasi
Dampak Positif Imigrasi
1. Bertambahnya jumlah tenaga ahli yang berasal dari para imigrasi asing,terutama Negara maju yang bekerja di Indonesia.
2. Masuknya modal asing sehingga dapat mempercepat proses pembangunan karena para imigran tersebut menanamkan modalnya di berbagai bidang seperti industri, pertambangan, perkebunan, dan sebagainya.
3. Tercapainya alih teknologi dari tenaga asing kepada tenaga kerja Indonesia yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.
4. Bertambahnya rasa solidaritas antarbangsa. Adanya orang-orang asing yang tinggal di Indonesia, akan memudahkan kita untuk bergaul dan mengenal mereka secara langsung sehingga timbul suatu rasa kebersamaan dengan mereka.
5. Berkurangnya jumlah, pertambahan, dan tingkat kepadatan penduduk di Negara asal para imigran.
# Dampak Negatif Imigrasi
1. Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa , bila daya tangkal didalam negeri lemah, dapat merusak budaya kita. Contohnya , pergaulan bebas yang merupakan budaya barat , telah banyak dicontoh oleh masyarakat kita , kususnya generasi muda . Pada hal budaya tersebut tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia . Untuk mengatasi dampak negatif seperti ini , kita harus memperkuat budaya bangsa agar tidak terpengaruh budaya luar .
2. Masuknya para imigran yang bertujuan tidak baiseperti pengedar narkoba , bertujuan politik , memata ? matai , dan sebagainya . Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan ketahanan nasional yang tinggi .
3. Munculnya kecemburuan social antara tenagqa kerja asimg dengan tenaga kerja dalam negeri . Untuk itu kita harus mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan bangsa kita sehingga mampu bersaing dengan tenaga asing .
    4. Meningkatnya jumlah, pertambahan, dan tingkat kepadatan penduduk di Negara tujuan pra imigran.

Kebudayaan dan keperibadian

perkembangan budaya indonesia salalu saja naik dan turun. Pada awalnya, indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan oleh penduduk indonesia sendiri, tetapi sekarang-sekarang ini budaya indonesia agak menurun dari sosialisasi penduduk kini telah banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia, masyarakat kini telah berkembang menjadi masyarakat modern.. namun akhir-akhir ini indonesia semakin gencar membudidayakan sebagian budaya indonesia, buktinya, masyarakat luar lebih mengenal budaya indonesia dibandingkan masyarakat indonesia.

contohnya adalah batik hasil dari budaya indonesia, batik tersebut belakangan ini termasuk bahan-bahan yang diminati oleh masyarakat luar. Muncul trend ini dikarenakan batik telah diresmikan bahwa batik tersebut telah ditetapkan oleh UNESCO pada hari jumat tanggal 02 oktober 2009 sebagai warisan budaya indonesia, dan hari itulah ditetapkannya sebagai hari batik nasional.

Selain kebudayaan indonesia yang kaya akan seni indonesia pun kaya dengan keanekaragaman agamanya di indonesia ada 5 agama yang di anut negaranya yaitu islam, kriten,hindu, budha dan konghucu, akan tetapi itu semua tidak membuat indonesia terpecah malah dengan adanya perbedaan kita dapat bersatu dan menghormati satu sama lain seperti yang di semboyankan bhineka tunggal ika.

Kebudayaan barat

Kebudayaan barat adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara mamahami ilmu pengtahuan dan filsafat. Mereka melakukan berbagai macam cara diskusi dan debat untuk menemukan atau menentukan makna seperti apa yang sebenarnyamurni /asli dari kesadaran. Mereka banyak belajar dan juga mengajar yang awalnya datang dari proses diskusi dan perdebatan yang mereka lakukan. Melalui proses belajar dan mengajar, para ahli kebudayaan barat dituntut untuk pandai dalam berceramah dan berdiskusi. Hal itu dilakukan karena pada akhirnya akan banyak yang mengikuti ajarannya.mungkin bagi orang orang timur budaya barat terasa sangat berbeda dan populer namun dibandingkan dengan budaya timur tidak kalah bagus dengan budaya barat namun terkadang dalam agama islam banyak budaya barat yang ditentang keras di indonesia jadi untuk budaya barat sulit sekali masuk ke indonesia karena indonesia bukan negara islam namun islam itu Mayoritas

Selasa, 23 Oktober 2012

WARGA NEGARA DAN NEGARA


WARGA NEGARA DAN NEGARA

  • HUKUM NEGARA DAN PEMERINTAHAN
didalam kehidupan ini banyak sekali perilaku manusia yang baik buruk tertutup dll,,banyaknya karakter sifat manusia ini mendorong dengan adanya aturan / hukum,karena dengan adanya hukum bisa membuat manusia takut melakukan sesuatu yang kurang baik dan suatu negara menjadi tertata, aman nyaman dan tentram dalam berkehidupan sosial.

Hukum di definisikan Menurut Para ahli hukum sebagai berikut :
  1. Plato, dilukiskan dalam bukunya Republik. Hukum adalah sistem peraturan-peraturan yang teratur dan tersusun baik yang mengikat masyarakat.

    2. Aristoteles, hukum hanya sebagai kumpulan peraturan yang tidak hanya mengikat masyarakat tetapi juga hakim. Undang-undang adalah sesuatu yang berbeda dari bentuk dan isi konstitusi; karena kedudukan itulah undang-undang mengawasi hakim dalam melaksanakan jabatannya dalam menghukum orang-orang yang bersalah.

    3. Austin, hukum adalah sebagai peraturan yang diadakan untuk memberi bimbingan kepada makhluk yang berakal oleh makhluk yang berakal yang berkuasa atasnya (Friedmann, 1993: 149).

    4. Bellfoid, hukum yang berlaku di suatu masyarakat mengatur tata tertib masyarakat itu didasarkan atas kekuasaan yang ada pada masyarakat.

    5. Mr. E.M. Mayers, hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan ditinjau kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat dan yang menjadi pedoman penguasa-penguasa negara dalam melakukan tugasnya.

Menurut saya sendiri hukum adalah suatu aturan yang menjaga suatu perilaku manusia agar menjalani kehidupan baik secara individu maupun sosial dengan baik dan benar. Hukum memiliki 2 ciri khusus yaitu :

1. terdapat perintah ataupun larangan dan
2. perintah atau larangan tersebut harus dipatuhi oleh setiap orang
    adapun 2 sumber sumber hukum yaitu :
    1. Sumber-sumber hukum materiil, yakni sumber-sumber hukum yang ditinjau dari berbagai perspektif.
    2. Sumber-sumber hukum formiil, yakni UU, kebiasaan, jurisprudentie, traktat dan doktrin

    suatu negara harus memiliki hukum,bila tidak ada hukum negara akan cukup kacau balau, kejahatan dimana mana, dan tidak tertibnya perilaku manusia.negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik , militer , ekonomi , sosial maupun budaya yang diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.
    Selain hukum adapun tugas negara adalah :

    A. Melaksanakan ketertiban,Melaksanakan ketertiban bermakna Negara mengatur ketertiban masyarakat supaya tercipta kondisi yang stabil juga mencegah bentrokan-bentrokan yang terjadi dalam masyarakat. Dengan tercipta ketertiban segala kegiatan yang akan dilakukan oleh warga negara dapat dilaksanakan.

    B. Kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya,Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya bermakna negara berupaya agar masyarakat dapat hidup dan sejahtera, terutama dibidang ekonomi dan sosial masyarakat. Hal ini juga merupakan salah satu tujuan dibentuknya sebuah negara. Kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sebuah negara dapat meningktkan rasa patriotisme bangsa dan negara tersebut.



Selain tugas ada juga sifat sifat negara seperti :

    1. Sifat memaksa
    Tiap-tiap negara dapat memaksakan kehendaknya, baik melalui jalur hukum maupun melalui jalur kekuasaan.
    2. Sifat monopoli
    Setiap negara menguasai hal-hal tertentu demi tujuan negara tersebut tanpa ada saingan.
    3. Sifat totalitas
    Segala hal tanpa terkecuali menjadi kewenangan negara. Contoh : semua orang harus membayar pajak, semua orang sama di hadapan hukum dan lainnya.
Selain itu untuk menjadi suatu wilayah bisa dinyatakan sebagai negara ada beberapa unsurnya yaitu :
mempunyai rakyat, mempunyai batasan batasan wilayah, mempunyai struktur pemerintahan yang sah dan mendapat pengakuan dari negara lain.

  • WARGA NEGARA DAN NEGARA

suatu negara bisa dinyatakan negara adalah memiliki warga negara karena warga negara adalah salah satu unsur utaman membentuk suatu negara. Warga Negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya, yang mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai warga negara itu. Adapun kreteria menjadi warga negara yaitu melihat silsilah keturunan orang tua dan seseorang yang dilahirkan di suatu negara. Adapun pasal yang tercantum pada UUD 1945 tentang warga negara yaitu :
Pasal 26 ayat 1 : Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara
Pasal 26 ayat 2 : Syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang


selain itu adapun pasal pasal yang tercantung dalam UUD 1945 mengenai hak dan kewajiiban warga negara yaitu :

a. Pasal 27 ayat ( 1 ) menetapkan hak warganegara yang sama dalam hukum dan pemerintahan, serta kewajiban untuk menjunjung hukum dan pemerintahan.
b. Pasal 27 ayat ( 2 ) menetapkan hak warganepara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
c. Pasal 27 ayat ( 3 ) dalam perubahan kedua UUD 1945 menetapkan hak dan kewajiban warganegara untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
d. Pasal 28 menetapkan hak kemerdekaan warganegara untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pikiran baik lisan maupun tulisan.
e. Pasal 29 ayat ( 2 ) menyebutkan adanya hak kemerdekaan untuk memeluk agamanya, masing-masing dan beribadat menurut agamanya.
f. Pasal 30 ayat ( 1 ) dalam perubahan kedua UUD 1945 menyebutkan hak dan kewajiban warganegara untuk ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara
g. Pasal 31 ayat ( 1 ) menyebutkan bbahwa tiap-tiap warga negara
berhat mendapat pengajaran.


pemuda dan sosialisasi


    PEMUDA DAN SOSIALISASI

      ~ NTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI
Ada beberapa hal yang mencakup dari internalisasi belajar dan spesialisasi, yaitu apa yang di maksud dengan pemuda, tentang sosialisasi, internalisasi belajar, proses sosialisasi terakhir adalah peranannya
~ pengertian pemuda adalah suatu generasi dari suatu bangsa atau Negara yang karena tingkat usia, fungsi, dan sifat khasnya, maka jadikan sebagai angkatan penerus kehidupan dan cita cita perjuangan bangsa Negara.
~ pengertian sosialisasi adalah suatu proses yang terjadi pada warga masyarakat agar di didik untuk mengenal, memahami, dan menaati norma norma dan nilai nilai yang berlaku dalam masyarakat. Adapun proses dimana suatu sosialisasi itu terjadi yaitu dalam proses sosialisasi mendapat bayangan dirinya yaitu setelah melihat cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya. Misalnya tidak disukai, tidak berharga, tidak dapat dipercaya atau sebaliknya. Selain itu dalam proses sosialisasi juga membentuk keperibadian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain.bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan terhadap norma norma yang berlaku


  1. PEMUDA DAN IDENTITAS
Selain internalisasi belajar dan spesialisasi adapun pembinaan pemuda dan pentingnya identitas di masyarakat, pembinaan pemuda yang ada dan sedang berjalan dibagi menjadi 3 jalur pola yaitu
~ jalur pendidikan mulai dari pendidikan keluarga, sekolah, TK sampai perguruan tinggi
~ jalur organisasi pemuda dari KNPI, pramuka, DLL
~ yang ter akhir jalur media massa dengan cara menyajikan artikel2 yang mengandung nilai budaya bangsa dan agama
Tidak dapat disangkal lagi bahwa lembaga lembaga masyarakat pun dituntut peranannya, yang menampung aspirasi muda dan senantiasa siap menghadapi dinamika pemuda
Adapun 2 pengertian pokok pembinaan dan pengembangan generasi muda yaitu
~
Selain pengertian pokok diatas adapun 4 aspek masalah pemuda yaitu aspek
~ aspek social – psikologis adalah permasalahan pemuda yang timbul karena terganggunya perkembangan social dan jiwa.
~ aspek social budaya adalah permasalahan pemuda yang timbul karena pemuda sangat mudah terkesan dengan segala hal yang baru
~ aspek social ekonomi adalah permasalahan pemuda yang timbul karena adanya pertumbuhan usia muda yang relative tinggi sedangkan lapangan kerja terbatas sehingga menimbulkan pengangguran.
~ aspek social politik adalah permasalahan yang terjadi karena masih banyak pemuda yang berfikir dan bertingkah laku secara kedaerahan dan sukuisme, sehingga tidak mencerminkan adanya kesatuan dan persatuan
Selain masalah adapun potensi potensi yang bisa diciptakan dari pemuda yaitu
~ potensi pemuda dalam bentuk idealism dan daya kritis
~ potensi pemuda dalam bentuk dinamika dan kreativitas
~ potensi pemuda dalam bentuk keberanian mengambil resiko
~ potensi pemuda dalam bentuk optimis dan sering melihat kedepan
~ potensi pemuda dalam bentuk sikap kemandirian dan disiplin murni
~ potensi pemuda dalam bentuk terdidik, secara relative mereka lebih terpelajar karena lebih terbukanya kesempatan belajar disbanding pendahulunya
~ potensi pemuda dalam bentuk keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
~ potensi pemuda dalam bentuk patriotism dan nasionalisme
~ potensi pemuda dalam bentuk fisik dan jumlah banyak
~ potensi pemuda dalam bentuk sikap kesatria

Tujuan dari sosialisasi adalah memupuk rasa persatuan dan kesatuan dalam suatu ruang lingkup untuk mempermudah individu manusia dalam suatu kegiatan yang tidak bisa lakukan secara individu

individu keluarga dan masyarakat


1. PERTUMBUHAN INDIVIDU DAN MASYARAKAT KELUARGA
PERTUMBUHAN INDIVIDU
Individu berasal dari kata individuum yang berarti yang tak terbagi, jadi, merupakan suatu sebutan yang dapat di pakai untuk menyatakan suatu kesatua yang paling kecil dan terbatas. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat di bagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan. Bila lebih spesifik individu adalah seseorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan yang khas melainkan juga mempunyai keperibadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Selain kata individu, kata pertumbuhan dekat sekali hubungannya. Yang di maksud dengan pertumbuhan adalah

    * FUNGSI KELUARGA
Fungsi keluarga adalah berkembang biak, mensosialisasi atau mendidik anak, menolong, melindungi atau merawat orang orang tua jompo. Secara umum fungsi keluarga meliputi beberapa bagian yaitu pengaturan seksual, reproduksi, sosialisasi, pemeliharaan, penempatan anak dalam masyarakat, pemuas kebutuhan perseorangan , dan control social.
      * INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

Keluarga dapat di artikan sebagai suatu kesatuan sosial terkecil yang di miliki manusia sebagai makhluk social, yang di tandai adanya kerjasama, ekonomi, dan masyarakat bisa disebut society dalam bahasa ingris,untuk arti lebih khusus masyarakat disebut pula kesatuan social mempunyai ikatan ikatan kasih saying yang erat.