NAIK TURUN
HARGA BBM
Naik harga
BBM sangat meresahkan masyarakat seluruh Indonesia, pasalnya BBM adalah hal
yang sangat sensitive di Indonesia. Bahan bakar minyak (BBM) dalam kehidupan
sehari hari sangat banyak di gunakan,
bayangkan saja motor, mobil, di Jakarta sudah banyak sekali kendaran bermotor
yang sangat ketergantungan dengan BBM.
Hal yang
paling unik di Indonesia adalah setiap dengan adanya kenaikan BBM sering kali
di demo, dan juga sering kali merusak infrastruktur infrastruktur yang ada
seperti pagar DPR dan lain lain. Di era seperti sekarang ini kita mungkin harus
sedikit realistis dengan kenyataan dan juga realistis terhadap segala
kemungkinan di pasar era global ini. Kembali ke topic BBM, harga minyak mentah
dunia di akhir tahun dan awal tahun ini mengalami penurunan dan semakin hari
cenderung selalu turun, namun pertanyaannya sekarang mengapa pemerintah
menaikan harga BBM?.
Jawabannya
realistis seperti yang saya maksudkan diatas adalah untuk pertanyaan seperti
ini, Indonesia mempunyai data premium akan mengalami kelebihan sebesar 521.367
kiloliter (kl), minyak tanah sebesar 21.295 kl, dan solar kelebihan 1,08 juta
kl dari kuota yang dipatok dalam APBN-P 2014.
“Maka,
total over kuota tahun ini mencapai 1,62 juta kl,” kata dia di
Jakarta, Kamis (18/9).
Kuota BBM
jenis premium diperkirakan habis pada 24 Desember, kerosine atau minyak tanah
pada 22 Desember, sedangkan solar pada 6 Desember.
M
Iskandar, Vice President Fuel Marketing Pertamina, mengatakan penghematan
terhadap konsumsi solar akan memberikan dampak yang lebih besar. Ini karena
besaran subsidi untuk BBM jenis ini merupakan yang terbesar dibandingkan BBM
jenis lain.
“Juga soal
pengawasan penggunaannya, solar cukup sulit,” ujarnya.
Suhartoko,
Vice President Distribution Fuel and Marketing Pertamina
http://katadata.co.id/berita/2014/09/18/kuota-bbm-subsidi-habis-pertengahan-desember-2014
Bambang
Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan, mengatakan pengendalian terhadap
penyaluran solar bersubsidi paling sulit dilakukan dibanding jenis BBM subsidi
lain seperti bensin dan minyak tanah.
“Kalau mau
orang selundupkan ya solar lebih menarik,” tutur dia.
Dia
menegaskan, pengendalian terhadap solar akan menghemat anggaran lebih
signifikan mengingat selisih antara harga dan besaran subsidi yang diberikan
lebih besar dibanding bensin dan minyak tanah.
Langkah
pegendalian yang paling tepat dilakukan, menurut dia, adalah menaikan harga BBM
bersubsidi.
“Utamanya
sih kenaikan harga yang paling itu (berdampak). Mungkin ada upaya lain tapi
harus ada kenaikan harga kalau mau segitu (kuota 46 juta kl),” kata
Bambang.
Dengan adanya
pernyataan tersebut, wajar saja pemerintah mengambil langkah agar apbn tidak deficit
mau tidak mau harus menaikan harga BBM dengan pertimbangan menstabilkan APBN di
saat yang tidak tepat , dan memang pas sekali harga minyak mentah dunia sedang
turun jadi terkesan ada pertanyaan di hati hati masyarakat, why? Mungkin ini bias
menjelaskan sedikit pandangan orang awam yang tentang mengapa harga BBM naik
dari sudut pandang positif saya.
Lalu muncullah
polemic polemic baru dengan kejadian di bulan januari 2015 BBM diturunkan. Artinya,
harga BBM premium turun sebesar Rp 1.000 per liter, dan solar turun Rp 850 per
liter. Ini diumumkan Presiden Jokowi di halaman Istana, Jumat (16/1/2015).
"Harga
premium mulai Minggu malam (18/1/2014) jam 24.00 wib atau Senin pukul 00.00
wib, harga premium diturunkan menjadi Rp 6.600 per liter dan solar turun jadi
Rp 6.400 per liter," kata Jokowi.
Ini muncul
pertanyaan yang unik kembali dari seluruh masyarakat Indonesia, mengapa
demikian bagi pendapat awam sekali lagi pasti berfikir ini adalah pencitraan
jokowi dalam menurunkan,
Ini kali
kedua, Presiden Jokowi menurunkan harga BBM. Penurunan harga sebelumnya
dilakukan pada Rabu (31/1/2014). Di mana, bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis
premium menjadi Rp 7.600 per liter tanpa subsidi dari sebelumnya Rp 8.500 per
liter.
Sementara
harga solar mendapatkan subsidi Rp 1.000 menjadi Rp. 7.250 per liter. Harga BBM yang baru ini resmi berlaku pada
1 Januari 2015 pukul 00.00 wib. Penyesuaian harga BBM ini mengekor harga minyak
mentah dunia yang sedang susut.
Kala itu
penurunan harga BBM diumumkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Sudirman Said, di kantor Kemenko Perekonomian.
Harga
minyak dunia merupakan salah satu indikator perhitungan harga jual BBM, selain
rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
"Perhitungannya
adalah penentuan harga rata-rata Mean of Plats Singapore (MOPS) tanggal 24-25
bulan sebelumnya (Desember) sampai tanggal 24 bulan berjalan (Januari). Kemudian
rata-rata dolar, ditambah Alpha plus biaya, kewajiban Pertamina dan menjamin
minyak di seluruh Indonesia, maka ditentukan harga jual," jelas Menteri
Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil belum lama ini. (Nrm)
Selain focus
terhadap kenaikan dan penurunan harga BBM agak sedikit tidak masuk akal mengapa
saat BBM belum naik harga bahan pokok sudah ikut otomatis naik dan padasaat BBM
turun saaat semuanya yang tadinya naik dengan alasan BBM naik tidak menjadi
turun, sisi positif cara pandang saya adalah ini mungkin memeberikan standart
yang membuat level daya beli masyarakat mau tidak mau meningkat, dan ini harus
di iringi juga dengan pendapatan masyarakat yang harus meningkat. Selain dari
sisi ekonomi kita lihat juga di sector transportasi ikut juga berdampak
kenaikan tariff yang didasari dengan naiknya tariff harga BBM. Namun pada saat
BBM turun tidak menurunkan harga juga sama seperti bahan makan pokok lainya, Gubernur
DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan bahwa Pemprov DKI akan
menyesuaikan tarif angkutan umum seiring penurunan harga bahan bakar minyak
(BBM) jenis premium dan solar. Menurut dia, penyesuaian tarif angkutan umum
juga tergantung Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI. [1]
"Seharusnya kalau harga BBM subsidi turun, ya tarifnya disesuaikan, kami enggak tahu hitungannya bagaimana. Organda itu giliran tarifnya naik mau, giliran harga BBM turun enggak mauturunin tarif angkot," kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (16/1/2015). [Baca: Tarif Angkutan Umum di Jakarta Akan Diturunkan]
Basuki mengaku lebih menyenangi apabila seluruh transportasi massal di bawah pengelolaan PT Transjakarta dan melalui sistem pembayaran rupiah per kilometer. Apabila menggunakan sistem itu, sudah diketahui jumlah alokasi BBM untuk transportasi massal tersebut.
Kemudian, para pramudi juga tidak perlu khawatir sepi maupun ramainya penumpang karena akan digaji tiap bulannya. "Dinas Perhubungan lagi urus soal penyesuaian tarif angkota ini, pasti nanti dilaporkan ke saya. Karena penyesuaian tarif angkot ini diputuskan melalui SK Gubernur," kata Basuki. Pada berita
[1] Petrus
lelyemin “kuota BBM subsidi habis oertengahan December 2014”( Jakarta :
katadata ) h.1
lelyemin .
loc.cit
ibid, h.
1-1
lelyemin. Op.cit
[2] Nurmayanti , “ harga bbm
premium turun jadi Rp6600 solar Rp 6400”,
( Jakarta :liputan6.com ) h..1
Nurmayanti.
Loc.cit.
Ibid,
h.1-1
Nurmayanti
. Op.cit
[3] kurnia
sari aziza , “ ahok organda giliran harga BBM turun tak mau turunkan tariff angkot”
( Jakarta : megapolitan kompas ) h.1
aziza .
loc.cit.
ibid,
h.1-1.
Aziza. Op.cit.
REFERENSI
:
[1] donang
wahyu, kuota BBM subsidi habis oertengahan December 2014 (http://katadata.co.id/berita/2014/09/18/kuota-bbm-subsidi-habis-pertengahan-desember-2014)
[2] Nurmayanti , harga bbm premium
turun jadi Rp6600 solar Rp 6400 ( http://m.liputan6.com/bisnis/read/2161931/harga-bbm-premium-turun-jadi-rp-6600-solar-rp-6400-per-liter
)
[3] penulis
: kurnia sari aziza , editor desy afrianti, ahok organda giliran harga BBM
turun tak mau turunkan tariff angkot ( http://megapolitan.kompas.com/read/2015/01/16/17404941/Ahok.Organda.Giliran.Harga.BBM.Turun.Tak.Mau.Turunkan.Tarif.Angkot
)
[4] Alsadad
Rudi , tarif angkutan umum di Jakarta akan diturunkan ( http://megapolitan.kompas.com/read/2015/01/16/15595211/Tarif.Angkutan.Umum.di.Jakarta.Akan.Diturunkan
)