Jumat, 22 Maret 2013

KONSEP ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN


KONSEP ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
               
                   Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang menjelaskan tentang budaya dasar yang bisa di terapkan di berbagai bidang salah satunya dalam kesusastraan.

~ Pendekatan dalam kesusastraan

pendekatan dalam kesusastraan sangat berhubungan dengan seni dan sastra. Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreativitas manusia. Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan. Selain itu sastra juga berhubungan dengan pendekatan dalam kesusastraan, sastra menurut salah 1 ahli yaitu plato Sastra adalah hasil peniruan atau gambaran dari kenyataan (mimesis). Sebuah karya sastra harus merupakan peneladanan alam semesta dan sekaligus merupakan model kenyataan. Oleh karena itu, nilai sastra semakin rendah dan jauh dari dunia ide. Selain itu sastra juga penting sekali dalam kehidupan ilmu budaya dasar dan sastra mempunyai peranan penting didalamnya sebagai contoh di Indonesia yang sangat akan budaya ini sastra dijadikan sebagai tata bahasa yang di gunakan yang mencerminkan suatu suku dan daerah.

~ Ilmu budaya yang dihubungkan dengan prosa

Selain sastra dan seni, prosa adalah salah satu yang cukup berhubungan dengan ilmu budaya dasar, Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.prosa juga dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru,prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. Porsa terdiri dari beberapa jenis yaitu :
  • Prosa naratif
  • Prosa deskriptif
  • Prosa eksposisi
  • Prosa argumentatif
Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat. Karya sastra prosa lama yang mula-mula timbul disampaikan secara lisan, disebabkan karena belum dikenalnya bentuk tulisan. Setelah agama dan kebudayaan Islam masuk ke indonesia, masyarakat menjadi akrab dengan tulisan, bentuk tulisan pun mulai banyak dikenal. Sejak itulah sastra tulisan mulai dikenal dan sejak itu pulalah babak-babak sastra pertama dalam rentetan sastra indonesia mulai ada. Adapun bentuk-bentuk sastra prosa lama adalah :
Selain porsa lama terdapat juga prosa baru, Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut:
~ Nilai Nilai dalam prosa fiksi

Prosa Fiksi adalah kisahan atau ceritera yang diemban oleh palaku-pelaku tertentudengan pemeranan, latar serta tahapan dan rangkaian ceritera tertentu yangbertolak dari hasil imajinasi pengarangnya sehingga menjalin suatu ceritera. Dan juga dalam prosa fiksi mempunyai nilai nilai yaitu :
Prosa fiksi memberikan kesenangan kepada si pembaca karena tulisan mereka yang unik dan menarik dan membuat halusinasi mereka berjalan. Selain itu Prosa fiksi memberikan informasi informasi bagi si pembaca agar si pembaca bisa di sukai dari berbagai kalangan, lalu Prosa fiksi memberikan warisan cultural dapat menstimulasi imajinasi dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa, dan juga Prosa memberikan keseimbangan wawasan. Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu, berikut adalah contoh 2 karya sastra :

MATA HATI
Dinginnya udara tak surutkan hati ini
setiap nafas ini kan menjadi sebuah proses hidup
menahan segala rintangan yang menghadang
keinginan tuk membawa sebuah perubahan dalam hidup

sebuah kerinduan yang tidak bisa dibedung lagi
mata hati ini hanya bisa melihat dan merasakan keindahanmu
tak dapat ku sangka hati ini telah jatuh
jatuh hati kepada dirimu

Mata hati mampu mengubah segalanya dengan penuh keyakinan
dan dengan penuh keindahan…

CINTA PERTAMA
Tanpa dia aku tak brguna,
Kehilangannya,membuat hatiku lara,
Separuh nafasku,mengandung cintanya,
Seluruh hdupku,tercipta karnanya. . .
Jangan lukai hatiku,
Hingga tangis menemaniku,
Aku takkn berdaya tanpamu,
Karena dirimu cinta pertamaku. . .
Pernah kucoba melupakanmu,
Namun cintaku tetap utuh untukmu,
Dengarkan suara hatiku,
Yang selalu memanggil namamu,
Dan haus akan cinta kasihmu. . .

PROSA TENTANG GURU

Empat Tahun menelusuri jalan akademik
Memutar otak
Mengatur strategi
Membangun paradigma
Merajut kecintaan dan semangat
Penghujung waktu terdengar dan tercetus bait
“Kami calon manusia pendidik bertekad ….mengabdi pada masyarakat, menyebarkan ilmu, dan mencerdaskan anak bangsa…”
He…he…kedengarannya serius.
Hai…tapi tunggu…tunggu dulu…”sepertinya ada yang salah dalam bait itu…apa ya..???
Cita-cita????….memang itu yang akan jadi lakon hidup guru…
Jadi sukses dalam karier guru????…ah itu sih tergantung
Jadi konglomerat ??? wah itu namanya ketelingsut …
Tapi apa mungkin ya….
Beberapa bulan yang lalu…aku coba berlabuh pada sebuah institusi pendidikan
Lebih kerennya sih “Sekolah favorit”
Tampak dari kejauhan gedung itu megah…
Tampak ketengah halamannya luas…waw
Tampak ke dalam …lebih luar biasa…
Tiba-tiba…hatiku berkata…ayo bangun…bangun…bangun…
Lihat…lihat…dihadapanmu ada anak-anak bangsa yang menggeliat kesakitan
Tolong mereka…angkat mereka…antarkan mereka ke depan pintu gerbang kebaikan, kesuksesan, kemandirian, dan bla..bla…
Mereka sakit!!!!…….
Ya…sakit sikapnya…sakit otaknya…sakit Harapannya…
Dalam analogiku …mereka itu laksana tembikar yang tergastur apik namun tak Tersentuh dalam proses
Mereka itu laksana kayu..kayu yang kerap menopang pada dahan lain
Mereka itu laksana air…air yang mulai terkontaminasi oleh formula asing yang berakibat virus…
Pikirkan…!!!.pikirkan!!!
Tersadar diriku…rekeningku bertuliskan angka-angka yang lumayan…
fantastis…tidak juga…
Lumayan…ya…sangatlah….
Sekadar  mampir ke warteg dan singgah ke kontrakan yang beraroma rupa
Setahun sudah impianku terbangun di gedung megah itu…
Rumah sendiri…
Status sosial merangkak naik
Kata-kata motivasi terbangun…
Selamat tinggal kemiskinan dan aku benci kemiskinan…..
Namun…..langkah-langkahku demikian beratnya..manakala tuntutan hidupku berubah dan takdir masih mengakrabi dalam sebuah dilema….
Aku seorang pahlawan..
Sepanjang jaman…sebagai penjual jasa…pahlawan tanpa tanda jasa
Pahlawan yang hidup di rumah kontrakan
Pahlawan yang menopang jalan hidupnya dengan kedua kakinya
Pahlawan yang teronggok di sampah untuk mengais tambahan
Pahlawan yang tergopoh-gopoh melebarkan sayap lesnya untuk harapan
Pahlawan yang hanya bisa beli obat warungan dan berharap rembes-an
Namun….dihari guru ini….akhirnya aku pun punya penghargaan
Terdengar merdu…
Dan membangkitkan bulu roma
Untuk menafsirkan makna seorang guru
Dari bentangan nada indah…
“Kita jadi pintar dibimbing Pak guru…Kita jadi pandai dibimbing Bu guru
“guru bak pelita, penerang dalam gulita…jasamu tiada tara”
Akhirnya…kuputuskan untuk melanjutkan hidupku dalam prosa guruku dan aku ingin meniru sapa syair sang pujangga
Jadilah engkau seperti pohon di puncak bukit yang tumbuh tegak dan rimbun;
Kalau engkau tidak bisa seperti pohon di puncak bukit, jadilah engkau seperti  pohon yang tumbuh di tepi jalan untuk menaungi pejalan kaki dari teriknya matahari;
Kalau engkau tidak  bisa seperti pohon yang tumbuh di tepi jalan, jadilah engkau seperti semak belukar yang tumbuh di tanggul sungai untuk menahan lajunya air;
Kalau engkau tidak bisa seperti semak belukar yang tumbuh di tanggul sungai, jadilah engkau seperti bunga bakung yang diam-diam berbunga di musim kemarau dan penghujan;
Kalau engkau tidak bisa seperti bunga bakung, jadilah engkau seperti rumput manis yang tumbuh di jalan setapak,  yang membawa orang pada mata air kehidupan, sebab tidak semua orang harus menjadi besar, kuat dan perkasa, tetapi sejauh mana engkau membuat hidupmu bermakna.
(Khalil Gibran)
Semoga teladan itu tetap menghiasi diri kita
Dan semangat untuk bangkit pun tetap menyala
Menjadi pelita yang selalu menerangi
Langkah-langkah anak bangsa….
Selamat Hari Guru
Semoga Allah Meridhoi kita

            ~ Ilmu Budaya Dasar yang di hubungkan dengan puisi

Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.
Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.  Dari curahan hati tersebut adalah salah satu dari bagian hal yang dapat membangun kreativitas penyair dalam menyajikan puisi yang sempurna. Dalam ilmu budaya dasar puisi sama seperti seni dan bagian dari sastra semua saling berhubungan, puisi kali ini sudah jarang sekali kita dengar karena makin berkembang pesatnya budaya barat yang mengacu dengan menurunkan kreativitas si penyair. Berikut saya berikan contoh puisi :

Senja di Pelabuhan Kecil
Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

DAFTAR PUSTAKA :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar